<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1941526530241684862</id><updated>2011-12-27T22:39:54.907-08:00</updated><title type='text'>Informasi Seputar Dunia Otomotif</title><subtitle type='html'>Memberikan Anda Informasi Seputar Dunia Otomotif, beserta Tips dan Tricknya.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://otoinfo.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>GRIN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16956530710210179429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1941526530241684862.post-7174321814071071429</id><published>2009-02-18T20:13:00.000-08:00</published><updated>2009-02-18T20:22:12.582-08:00</updated><title type='text'>Tips Mengatasi Mobil Mogok</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SZzd-LqW2CI/AAAAAAAAA8o/KhSiVQzcWHE/s1600-h/mobil+mogok+1.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 116px; height: 103px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SZzd-LqW2CI/AAAAAAAAA8o/KhSiVQzcWHE/s320/mobil+mogok+1.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304358521487677474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang yang mengemudikan mobil, pastinya Anda pernah merasakan salah satu kejadian paling tidak mengenakkan yang pernah dialami seorang pengemudi mobil yaitu mogok. Kejadian tersebut pastinya sangat menyebalkan, terutama bila Anda sedang diburu waktu untuk bisa segera sampai di suatu tempat. Ditambah kenyataan bahwa Anda kurang paham mengenai seluk-beluk mesin, komplit sudah penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SZzd27ZckTI/AAAAAAAAA8g/_qUrWs-3On8/s1600-h/mobil+mogok+2.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 116px; height: 103px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SZzd27ZckTI/AAAAAAAAA8g/_qUrWs-3On8/s320/mobil+mogok+2.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304358396862697778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasinya (terutama bagi Anda yang tidak mengerti mesin mobil), ada tips-tips singkat yang mungkin bisa dilaksanakan. Siapa tahu, dengan pengetahuan baru ini, kerusakan yang dialami mobil tidak parah dan masih bisa diakali supaya bisa jalan sampai ke bengkel terdekat. Lagipula, Anda tentunya tidak ingin mobil kesayangan (atau mungkin satu-satunya) ditaruh di sebuah tempat yang asing bukan? Berikut kiat-kiatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SZzduVhGtNI/AAAAAAAAA8Y/0GkULRTZdk8/s1600-h/mobil+mogok+3.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 116px; height: 103px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SZzduVhGtNI/AAAAAAAAA8Y/0GkULRTZdk8/s320/mobil+mogok+3.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304358249255318738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Periksa power listrik di koil apakah tersambung atau tidak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lihat distributor dan tempel ke bodi mobil, kemudian starter mobil mengecek ada power/percikan listrik atau tidak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila tidak ada, periksa bagian platina apakah kotor/tidak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ulangi langkah kedua, kalau ada pengapian berarti mobil siap jalan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila masih juga mogok coba cek bahan bakar. Ambil botol, masukkan selang bensin ke botol lalu starter mobil. Kalau bensin keluar, berarti bahan bakar masih berfungsi baik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila tidak keluar, berarti pompa/saringan bensin kotor. Kalau sudah begini tidak bisa lain, telepon bengkel langganan supaya mobil Anda bisa diderek dan diperbaiki.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1941526530241684862-7174321814071071429?l=otoinfo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otoinfo.blogspot.com/feeds/7174321814071071429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/02/tips-mengatasi-mobil-mogok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/7174321814071071429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/7174321814071071429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/02/tips-mengatasi-mobil-mogok.html' title='Tips Mengatasi Mobil Mogok'/><author><name>GRIN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16956530710210179429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SZzd-LqW2CI/AAAAAAAAA8o/KhSiVQzcWHE/s72-c/mobil+mogok+1.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1941526530241684862.post-1652022007015198301</id><published>2009-02-18T20:04:00.000-08:00</published><updated>2009-02-18T20:13:09.644-08:00</updated><title type='text'>Membersihkan Jamur dari Kaca Mobil</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SZzbLs9INoI/AAAAAAAAA8Q/4KSO1JSwcEo/s1600-h/jamur+kaca+1.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 116px; height: 103px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SZzbLs9INoI/AAAAAAAAA8Q/4KSO1JSwcEo/s320/jamur+kaca+1.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304355455228196482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kaca mobil adalah salah satu bagian kendaraan yang sangat penting, karena bisa menjaga kita agar terhindar dari sinar ultra violet atau air hujan yang kerap muncul pada saat tidak terduga. Tak heran bila bagian ini nyaris selalu terlihat kotor, namun hal ini tidak bisa dibiarkan. Kaca yang terlalu lama tidak dibersihkan akan menjadi kusam dan menjadi tempat tumbuhnya jamur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SZzbCQZFmII/AAAAAAAAA8I/qvTKqWRIVbM/s1600-h/jamur+kaca+2.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 116px; height: 103px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SZzbCQZFmII/AAAAAAAAA8I/qvTKqWRIVbM/s320/jamur+kaca+2.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304355292942014594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindarinya, bersihkan kaca mobil Anda dengan teratur dalam jangka waktu tertentu (kalau perlu setiap hari di musim hujan). Untuk melakukannya tidak perlu ke salon kecantikan mobil, sebab hanya butuh benda-benda sederhana yang bisa diperoleh dari dalam rumah seperti sabun mandi cair dan spons pembersih. Berikut adalah kiat-kiat jitu membersihkan kaca supaya terhindar dari jamur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SZza6POSe3I/AAAAAAAAA8A/eIwIXkW_w0o/s1600-h/jamur+kaca+3.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 116px; height: 103px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SZza6POSe3I/AAAAAAAAA8A/eIwIXkW_w0o/s320/jamur+kaca+3.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304355155189332850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertama adalah membasuh bagian permukaan kaca yang terkena noda/kotoran dengan air bersih. Untuk melakukannya, gunakan lap yang tidak berserat sebab permukaan kasar pada lap berserat bisa membuat kaca Anda yang tadinya mulus jadi tergores dan meninggalkan bekas. Berikan sabun (biasanya sabun cair yang telah dicampur dengan air) ke permukaan kaca, kemudian lap sampai busa merata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membilasnya, siram air ke permukaan kemudian disusul oleh pengeringan dengan menggunakan lap. Untuk fase ini, usahakan supaya lap tidak basah. Dengan demikian, kaca jadi bebas dari noda dan karat. Sebagai langkah perawatan, hindari memarkir mobil dalam keadaan terjemur langsung oleh terik matahari karena bisa mempercepat proses timbulnya jamur. Kemudian, setiap habis bepergian, jangan lupa bersihkan mobil dengan menggunakan lap atau kemoceng. Dan terakhir, jangan lupa untuk membersihkan kaca mobil minimal dua minggu sekali (tentunya selain dicuci).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1941526530241684862-1652022007015198301?l=otoinfo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otoinfo.blogspot.com/feeds/1652022007015198301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/02/membersihkan-jamur-dari-kaca-mobil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/1652022007015198301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/1652022007015198301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/02/membersihkan-jamur-dari-kaca-mobil.html' title='Membersihkan Jamur dari Kaca Mobil'/><author><name>GRIN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16956530710210179429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SZzbLs9INoI/AAAAAAAAA8Q/4KSO1JSwcEo/s72-c/jamur+kaca+1.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1941526530241684862.post-7974136752205093505</id><published>2009-02-05T00:35:00.000-08:00</published><updated>2009-02-09T18:29:11.476-08:00</updated><title type='text'>Tips Melakukan Engine Braking</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam berkendara terdapat tiga teknik dasar pengereman yang umum diketahui. Pertama adalah pengereman dengan mengandalkan pedal rem di kaki. Kedua, pengereman mengandalkan kekuatan rem tangan. Dan terakhir yaitu pengereman dengan memanfaatkan kekuatan mesin atau lazim disebut sebagai engine braking.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara ketiga tersebut sering dilupakan pengemudi. Padahal jika dilakukan dengan cara-cara yang benar, adalah termasuk salah satu perawatan kendaraan yang tidak membutuhkan biaya. Manfaat yang bisa diperolah dari penggunaan engine braking adalah bisa menghemat kanvas rem. Selain itu engine brake juga sangat berguna bagi pengendalian saat kendaraan mengalami slip, karena mobil menjadi lebih gampang dikendalikan. Ketika pedal gas dilepas, otomatis laju kendaraan tertahan dan dikontrol oleh putaran mesin melalu gear di transmisi. Hasilnya, gerak kendaraan yang melambat tentu lebih mudah dikontrol atau dikendalikan melalui lingkar kemudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dalam pengoperasian engine braking tidak boleh sembarangan. Untuk itu perlu diketahui cara-cara yang benar agar pengereman menggunakan engine braking berlangsung dengan sempurna dan tidak merusak mesin itu sendiri.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Pada mobil bertransmisi manual, misalnya bila tuas transmisi sedang berada pada posisi gear lima janganlah langsung memindahkannya ke posisi gear tiga. Sebaiknya perpindahan gear dilakukan secara teratur, misalnya dari posisi kelima lalu keempat kemudian ketiga dan seterusnya. Jika memaksakan perpindahan gear secara tidak teratur atau melompat, akibatnya akan merusak mesin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan saat melakukan engine braking adalah menyeimbangkan penekanan pada pedal rem. Jangan menginjak pedal rem terlalu keras atau terlampau lembut. Cara ini untuk menjaga mobil masih dapat terkendali dengan baik dan putaran mesin tetap terjaga. Putaran mesin pun harus tetap diperhatikan. Sebagai catatan, engine braking sebaiknya hanya dilakukan pada putaran mesin maksimum 7.000 rpm.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada mobil bertransmisi otomatis, engine brake juga dapat dilakukan. Terutama ketika melewati jalanan menurun. Caranya, pindahkan tuas transmisi dari posisi ‘D’ ke posisi ‘2’. Jika masih kurang terasa efek pengeremannya, pindahkan tuas transmisi ke angka ‘1’. Namun hati-hati, bila salah penerapannya pedal rem akan terasa bergetar. Hal ini terjadi akibat fungsi cakram pada roda depan bekerja tidak merata.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Satu hal lagi yang perlu diingat, pada saat berhenti cukup lama seperti di lampu merah, sebaiknya tidak melakukan engine braking dengan menekan pedal rem dan tuas transmisi di posisi ‘D’. Sebab, cara itu akan membuat fungsi rem cakram akan panas akibat menanggung beban dorongan mesin. Jadi sebaihnya pindahkan tuas transmisi pada posisi netra (N) saat berhenti.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1941526530241684862-7974136752205093505?l=otoinfo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otoinfo.blogspot.com/feeds/7974136752205093505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/02/tips-melakukan-engine-braking.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/7974136752205093505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/7974136752205093505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/02/tips-melakukan-engine-braking.html' title='Tips Melakukan Engine Braking'/><author><name>GRIN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16956530710210179429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1941526530241684862.post-3232548446218572177</id><published>2009-02-05T00:13:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T00:18:12.263-08:00</updated><title type='text'>Jangan Terlalu Lama Injak Setengah Kopling</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;       &lt;span class="t18"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;span class="t18"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Power merupakan output yang sangat penting dari sebuah kerja mesin. Karena        itu, banyak pengendara yang rela bersusah-susah mengutak-atik kendaraannya        agar performa mesin kendaraannya prima, tangguh di kondisi jalan macam apa        pun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;       Namun, hati-hati. Bisa saja kerja mesin sudah sedemikian mantap tapi        tenaga tetap terasa lembek. Tidak kuat diajak lari, apalagi menempuh jalan        yang menanjak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;       Salah satu penyebab kasus seperti di atas adalah masalah pada kopling.        Umumnya, karena kanvas kopling sudah aus atau tipis. Fungsi kopling adalah        meneruskan tenaga dari mesin ke persneling (transmisi). Maka sangat wajar        bila mobil terasa kurang tenaga meskipun sebenarnya mesin baik-baik saja.        Output mesin akan terbuang sia-sia karena salah satu penyalurnya tidak        berfungsi dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;       Jadi, bila mesin mobil Anda terasa kurang tenaga barangkali kanvas        koplingnya sudah tipis. Jika ya, segera ganti dengan yang baru. Bila        dibiarkan, bukan saja mesin kurang tenaga. Komponen-komponen lain pada        sistem kopling bisa ikut rusak. Jika sudah parah, kerusakan ini sangat        mungkin membuat mobil tidak bisa melaju sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;       Menurut Suwarno, Technical and Training Development Emergency Roadside        Assistance (ERA), sebetulnya usia kanvas kopling cukup lama. Kendati        begitu, banyak pengendara yang harus mengganti kanvas kopling jauh lebih        cepat. Penyebabnya adalah style dan skill dalam berkendara: biasanya kasus        seperti ini terjadi pada mereka yang terlalu sering dan lama menginjak        setengah kopling.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;       Menginjak kopling setengah memang perlu sebagai penyeimbang agar mesin        mobil tidak mati saat di-rem atau waktu pertama kali kendaraan melaju.        Cuma, seharusnya jangan terlalu lama dan jangan terlalu sering. Satu lagi,        begitu selesai perpindahan gigi, langsung lepas pedal kopling.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;       Yang sulit dihindari adalah saat jalanan macet. Kebanyakan pengendara        lebih memilih menginjak pedal kopling setengah ketimbang cara lain. Salah        satu cara yang kami sarankan adalah melaju perlahan dengan gigi satu.        Andai pun terpaksa harus berhenti karena antrian mobil, lebih baik        posisikan netral sekaligus dan injak rem. Sehingga, pedal kopling bisa        dibebaskan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;       Ketika kopling diinjak, kaitan antara mesin dan persneling akan terputus        sehingga praktis output mesin tidak sampai ke penggerak roda.        Digeber-geber pun laju kendaraan tidak akan berubah. Laju roda akan        terpengaruh begitu kopling dilepas. Sebab, pada saat pedal kopling        dilepas, plat penekan (matahari) akan menekan kanvas sehingga power dari        mesin (melalui fly wheel) dapat bergerak menuju persneling.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;       Pada saat kopling ditekan setengah, maka tenaga dari mesin melalui fly        wheel yang diteruskan ke persneling pun hanya setengah. Posisi kanvas juga        setengah menghubungkan. Posisi inilah yang membuat terjadinya gesekan        antara kanvas kopling - fly wheel - matahari. Gesekan-gesekan ini yang        akan mempercepat tipisnya kanvas kopling.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1941526530241684862-3232548446218572177?l=otoinfo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otoinfo.blogspot.com/feeds/3232548446218572177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/02/jangan-terlalu-lama-injak-setengah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/3232548446218572177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/3232548446218572177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/02/jangan-terlalu-lama-injak-setengah.html' title='Jangan Terlalu Lama Injak Setengah Kopling'/><author><name>GRIN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16956530710210179429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1941526530241684862.post-1881416319586825085</id><published>2009-02-04T23:53:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T00:01:39.161-08:00</updated><title type='text'>Merawat Kaca Film Mobil</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SYqb69XF9CI/AAAAAAAAA4E/zCKHY_raDkI/s1600-h/car_tips100_1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SYqb69XF9CI/AAAAAAAAA4E/zCKHY_raDkI/s320/car_tips100_1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299219348760949794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;WALAU bagaimana pun, kaca film mobil harus selalu dirawat dengan baik. Jika tidak, kaca film akan terlihat buram dan cepat rusak. Akibatnya, kemampuan kaca film pun akan berkurang. Berikut ini beberapa langkah perawatan kaca film:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hindari membersihkan kaca film dengan menggunakan cleaner yang mengandung soda seperti sabun cuci dan shampo rambut. Sebab, piranti penahan panas ini memiliki beberapa lapisan. Jika tersiram cairan bersoda, itu akan membuat satu lapisan kaca terkelupas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bila hendak membersihkan lapisan kaca film, sebaiknya dibasuh dengan air bersih, kemudian gunakan lap lembut berbahan kulit atau chamois. Tujuannya, agar debu yang dilap tidak menggores permukaan kaca film.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan biasakan membuka kaca jendela ketika melewati jalan berdebu. Jika debu yang menempel pada karet jendela semakin banyak, ketika kaca dibuka, kotoran yang menempel bisa mengupas permukaan kaca dan merobek kaca film.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bersihkan karet jendela bagian dalam dengan menggunakan kuas atau sikat gigi. Caranya, turunkan kaca jendela sampai habis, kemudian sambil ditahan dengan jari, bersihkan bagian dalam karet jendela menggunakan sikat atau sikat gigi. Lakukan dengan hati-hati, jangan sampai membut karet tergores atau robek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Hindari bagian dalam jendela dari goresan benda tajam terutama ketika Anda memasukkan barang ke mobil. Jika tak hati-hati kaca film pun dapat tergores.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jangan biarkan kendaraan diparkir di bawah terik matahari langsung dalam waktu lama. Itu bisa membuat kaca film memuai dan menimbulkan gelembung-gelembung. Lama-kelamaan kaca film pun akan mengelupas.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1941526530241684862-1881416319586825085?l=otoinfo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otoinfo.blogspot.com/feeds/1881416319586825085/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/02/merawat-kaca-film-mobil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/1881416319586825085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/1881416319586825085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/02/merawat-kaca-film-mobil.html' title='Merawat Kaca Film Mobil'/><author><name>GRIN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16956530710210179429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SYqb69XF9CI/AAAAAAAAA4E/zCKHY_raDkI/s72-c/car_tips100_1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1941526530241684862.post-8478347974662001013</id><published>2009-02-04T23:41:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T00:01:49.084-08:00</updated><title type='text'>Tips Pencucian dan Pemolesan Mobil</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SYqapO_u8KI/AAAAAAAAA38/0wY3jCKi5Mk/s1600-h/car_wash.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 288px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SYqapO_u8KI/AAAAAAAAA38/0wY3jCKi5Mk/s320/car_wash.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299217944745537698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah membeli mobil baru apa selanjutnya yang harus kita lakukan? Tentunya perawatan mutlak diperlukan untuk menjaga tampilan kendaraan tetap manis, bersih dan kinclong. Apalagi kini musim hujan yang masih menghampiri Jakarta dan kota-kota lainnya bisa membuat mobil seharga ratusan juta rupiah tersebut tampak kotor dan dekil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusinya sudah pasti harus dilakukan pencucian. Namun timbul beberapa kekhawatiran dari pemilik mobil yakni takut mobilnya terkikis catnya akibat terlalu sering dicuci. Selain pencucian, pemolesan juga bisa dilakukan untuk menjaga cat tetap terjaga. Hanya saja harus betul-betul diperhatikan salon mobil yang dituju harus berkualitas dan menggunakan bahan-bahan yang tidak membuat cat mobil terkikis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apa saja yang harus dilakukan agar cat tetap terjaga dan awet. Berikut beberapa tips dalam perawatan cat mulai dari cara mencuci mobil yang benar sampai pemolesan yang terstruktur agar mobil tetap memiliki nilai jual yang tinggi dan enak dilihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sebenarnya untuk mobil baru tidak terdapat perlakuan khusus agar cat mobil tetap mengkilap. Kuncinya pencucian mobil harus dengan prosedur yang benar, seperti dilakukan di tempat teduh, dan prosesnya dimulai dari bidang paling kotor seperti ban. Hal ini untuk mencegah resiko terbawanya kotoran pada bodi mobil bagian atas dan berpotensi menimbulkan baret. Kebiasaan para pemilik mobil di Indonesia, umumnya bila mau mencuci ban, bodinya sudah disiram. Memang maksudnya hendak menurunkan debu, padahal airnya sudah menjadi kering. Sehingga menimbulkan waterspoting. Pencucian bisa juga menggunakan shampoo dengan ph balance yakni 7 namun pastikan dibilas secara sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Air hujan memiliki kandungan garam yang bisa menyebabkan mobil cepat berkarat Seperti kita ketahui, air hujan banyak mengandung garam dan butir-butir kotoran halus, karena itu jangan langsung mengelapnya, lebih baik basahilah dahulu bodi mobil Anda dengan air bersih sampai merata. Kemudian cucilah mobil dengan sampoo berbusa rendah dan bilaslah kembali secara merata serta mengelapnya. Jangan meninggalkan kotoran atau garam oleh air hujan pada bodi mobil lebih dari 3 hari, karena akan menyebabkan timbulnya karat, jamur serta noda-noda air yang mengering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kemudian pakailah wax atau pelindung cat secara rutin sekitar sebulan sekali sehingga permukaan cat lebih halus dan terjaga. Wax juga berguna agar aliran air di permukaan lancar serta melindungi dari sengatan sinar matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Di Indonesia mau tidak mau mobil harus dipoles karena jamur dan waterspoting sering terjadi akibat kelembapan di Indonesia cukup tinggi. Pemolesan di salon mobil dijamin aman, bila dipahami prosedur dan produk yang dipakai. Pilihlah salon mobil yang memiliki prosedur pengerjaan multiple step atau terdiri dari tahapan-tahapan sehingga mampu menganalisa tingkat timbulnya jamur seperti apa. Ini sangat penting karena berhubungan dengan obat yang dipakai. Bila jamur tipis, obatnya yang dipakai juga harus halus. Sehingga yang diangkat hanya jamurnya saja dan bukannya cat. Gawat apabila misalnya terdapat jamur tipis tapi menggunakan obat yang keras sehingga mengikis cat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Selain itu, tempat poles yang baik harus memiliki tempat cuci mobil, jadi jangan sampai dalam kondisi kering langsung dipoles. Perhatikan juga perlengkapan yang dipakai harus berkualitas dan kondisinya masih bagus serta tak lupa SDM harus profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya bila pencucian mobil dan perawatan dilakukan sendiri secara benar, akan membantu meminimalkan resiko terkena jamur atau waterspoting. Sarannya, pemolesan dilakukan cukup dua kali dalam setahun dan sebisa mungkin jangan memoles bila tidak ada masalah. Satu lagi, salon mobil yang bagus pasti membutuhkan waktu yang cukup lama, misalnya dua jam. Sebab, harus melalui tahapan-tahapan seperti pencucian mobil, analisa, pilih obat, hingga pengerjaan yang dilakukan secara detail dan hati-hati.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1941526530241684862-8478347974662001013?l=otoinfo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otoinfo.blogspot.com/feeds/8478347974662001013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/02/tips-pencucian-dan-pemolesan-mobil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/8478347974662001013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/8478347974662001013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/02/tips-pencucian-dan-pemolesan-mobil.html' title='Tips Pencucian dan Pemolesan Mobil'/><author><name>GRIN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16956530710210179429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SYqapO_u8KI/AAAAAAAAA38/0wY3jCKi5Mk/s72-c/car_wash.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1941526530241684862.post-516804511635908345</id><published>2009-02-04T00:34:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T00:38:56.228-08:00</updated><title type='text'>Cara Mudah Perawatan ‘Air Filter’ Mobil Anda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SYlT04QOubI/AAAAAAAAA3g/eJ-7AGND29U/s1600-h/air_filter2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 275px; height: 189px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SYlT04QOubI/AAAAAAAAA3g/eJ-7AGND29U/s320/air_filter2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298858604496861618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seperti halnya manusia, jeroan mesin harus senantiasa sehat dan bersih. Itulah sebabnya, filter udara terasa begitu penting. Bila peranti penyaring kualitas udara menuju bahan bakar tak berfungsi dengan baik, udara yang masuk bersama bahan bakar menuju ruang mesin adakalanya bercampur debu dan mengganggu kinerja mesin. Paling sederhana mengakibatkan mesin ‘terbatuk-batuk’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, ada baiknya kita selalu teliti dalam memilih filter udara yang dijual di pasaran. Memang, perawatannya relatif mudah, tinggal melepas filter dari sarangnya, lalu menyemprotkan kompresor. Cuma, bila tak dirawat dengan baik, amat mungkin tak bisa panjang umurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai merek saringan udara amat melimpah di pasaran saat ini. Dari yang terbuat dari karton dan menjadi suku cadang standar kendaraan. Menyimak aneka jenis filter udara yang ada di pasaran, tentulah cara merawatnya berbeda-beda. Karena itu, cermati trik jitu agar saringan tetap bersih dan terawat dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk filter yang terbuat dari karton, usia pakainya paling banter Cuma sekitar 2500 km hingga 5000 km. Selebihnya, harus segera diganti. Karena kelemahan dari filter ini, pada usia pakai tertentu, permukaan karton menjadi ‘berbulu’. Bila hal ini dibiarkan, serpihan lembut yang bercampur dengan debu itu bisa ikut masuk ke ‘dapur pacu’ alias ruang pembakaran. Efek sampingnya, permukaan silinder akan tergores.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merawat filter karton, relatif mudah. Angkat filter dari sarangnya, lalu bersihkan dengan kompresor udara. Kalau perlu, bagian pinggir filter diketuk pakai gagang obeng hingga debu yang melekat rontok semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 276px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SYlT9bLeTnI/AAAAAAAAA3o/1ZMWzAlu09U/s320/air_filter2a.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298858751311105650" /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan filter yang terbuat dari spons. Umumnya mampu bertahan hingga 15.000 km atau setahun pakai. Seringan yang satu ini, merawatnya juga mudah. Celupkan saringan spons ke dalam air, lalu cuci pakai deterjen. Setelah benar-benar bersih, keringkan dengan cara diangin-anginkan ataupun dijemur tapi jangan sampai kena matahari secara langsung. Setelah kering, filter siap dipasang kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk filter berbahan serat katun, lain lagi ceritanya. Yang satu ini, perawatannya rada mahal, lantaran harus dibersihkan pakai cairan khusus. Untuk K&amp;amp;N misalnya, ada larutan pembersihnya sendiri. Pembersih yang terdiri dari sabun khusus dan oli ini, penggunaannya agak khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah filter dilepas dari rumahnya, kemudian peranti penyaring udara itu diketok hingga semua debu dan kotoran yang menempel rontok semua. Namun, saat ‘mengetok’ filter udara tersebut, usahakan menggunakan landasan yang empuk, seperti ban misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap selanjutnya adalah menyiram filter tersebut dengan air yang mengalir, baru kemudian disemprot dengan cairan sabun khusus. Setelah didiamkan selama kurang lebih 5 menit, filter tersebut kemudian disiram kembali dengan air. Proses tersebut diulang hingga air sisa pencucian terlihat lebih bening.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum proses pengolesan dengan oli dilakukan, filter mesti dikeringkan. Ada dua cara yang dianjurkan, yakni yang pertama dengan hair dryer atau dengan compressor, tetapi dengan tekanan angin yang serendah mungkin. Akhir dari proses perawatan filter udara ditutup dengan pengolesan oli khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber : KapanLagi.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1941526530241684862-516804511635908345?l=otoinfo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otoinfo.blogspot.com/feeds/516804511635908345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/02/cara-mudah-perawatan-air-filter-mobil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/516804511635908345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/516804511635908345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/02/cara-mudah-perawatan-air-filter-mobil.html' title='Cara Mudah Perawatan ‘Air Filter’ Mobil Anda'/><author><name>GRIN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16956530710210179429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SYlT04QOubI/AAAAAAAAA3g/eJ-7AGND29U/s72-c/air_filter2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1941526530241684862.post-1325973764537191254</id><published>2009-02-04T00:29:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T00:34:15.397-08:00</updated><title type='text'>10 Tips Merawat Ban Mobil Anda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SYlS7-UVrFI/AAAAAAAAA3Y/0K2LRGQWSTI/s1600-h/ban_mobil.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 198px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SYlS7-UVrFI/AAAAAAAAA3Y/0K2LRGQWSTI/s320/ban_mobil.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298857626872163410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menurut data yang terdapat pada Departemen Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS, sebanyak 660 kasus kecelakaan lalu lintas diakibatkan oleh kurangnya tekanan angin dalam ban dan memakan korban luka berat sebanyak 33 ribu per tahun. Sebuah penelitian yang disponsori oleh Rubber Manufacturers Association (RMA) baru-baru ini, yang dilakukan terhadap 1000 orang pengemudi di seluruh negara bagian, menemukan fakta-fakta bahwa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* 63% pengendara mobil menyebutkan bahwa tekanan ban sangat mempengaruhi jarak tempuh dari kendaraan&lt;br /&gt;* Hanya 19% dari para pengemudi yang memeriksa kondisi tekanan ban mobil mereka&lt;br /&gt;* Tiap bulan, tiga dari empat pengendara mobil mencuci kendaraan mereka, sementara hanya satu dari lima pengendara yang memeriksa tekanan ban mobil mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat menempuh jarak hingga mencapai 3,3% lebih jauh dan menghemat ongkos BBM, jika Anda selalu rajin memeriksa keadaan tekanan ban mobil Anda dan menjaga agar selalu dalam tekanan yang seharusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah ini adalah 10 tips perawatan ban mobil :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jangan menunggu hingga ban rusak. Biasakan untuk selalu memeriksa tekanan ban mobil anda, paling sedikit sekali sebulan dan terutama sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Ban dengan tekanan yang kurang memadai akan menyebabkan ban mudah panas karena gesekan yang besar dengan aspal, sehingga ban cepat aus dan bisa membahayakan keselamatan mengemudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Anda harus hapal dengan tekanan yang proporsional dari ban mobil Anda. Ukuran tekanan ban yang pas bisa dilihat pada stiker yang menempel di bagian dalam dari pintu kendaraan Anda, atau pada buku petunjuk pemilik kendaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Untuk pengukuran yang valid terhadap tekanan ban mobil Anda, periksalah ban saat suhu mereka dingin. Jika mobil Anda habis menempuh perjalanan jauh, tunggulah kurang lebih tiga jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Lakukan pemeriksaan berkala, paling tidak sebulan sekali dan jagalah agar ukuran tekanan ban mobil Anda selalu pada batasan yang proporsional. Sehingga mobil Anda siap untuk digunakan, jika sewaktu-waktu Anda butuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Uang koin bisa digunakan sebagai alat penunjuk bahwa ban mobil Anda telah gundul. Letakkan uang koin di tapak ban mobil Anda. Jika Anda bisa melihat seluruh gambar uang koin tersebut, maka saatnya bagi mobil Anda untuk ganti ban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jagalah ban mobil Anda dari lobang di jalan. Sebab lobang yang terlalu besar tak hanya bisa merusak ban mobil Anda, melainkan juga akan mengganggu keseimbangan atau balance dari ban mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Buatlah jadwal. Pastikan Anda menukarkan ban mobil Anda antara yang di depan dengan yang di belakang tiap 6000 mil, agar menyeragamkan kondisi seluruh ban dan mempertahankan masa pakai ban lebih lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jangan mengendarai mobil dengan ban yang tanpa penutup pentilnya. Mengemudikan mobil dengan ban tanpa penutup pentil bisa jadi menyebabkan kebocoran udara dari dalam ban dan bisa mengakibatkan ban kekurangan tekanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Periksalah keseimbangan atau balance dari ban mobil Anda secara periodik, untuk menghindari putaran ban yang tak stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Perhitungkan bobot yang harus dimuat oleh mobil Anda. Jika muatan melebihi kapasitas maksimal dapat menimbulkan tekanan yang berlebih pada ban mobil Anda dan itu bisa sangat membahayakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber : KapanLagi.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1941526530241684862-1325973764537191254?l=otoinfo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otoinfo.blogspot.com/feeds/1325973764537191254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/02/10-tips-merawat-ban-mobil-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/1325973764537191254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/1325973764537191254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/02/10-tips-merawat-ban-mobil-anda.html' title='10 Tips Merawat Ban Mobil Anda'/><author><name>GRIN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16956530710210179429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SYlS7-UVrFI/AAAAAAAAA3Y/0K2LRGQWSTI/s72-c/ban_mobil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1941526530241684862.post-4474721744263518610</id><published>2009-01-27T00:26:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T00:08:02.221-08:00</updated><title type='text'>Penyebab Motor Boros Bensin</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kenapa mesin rakus bensin? Paling mudah karena malas merawat mesin. Ujung-ujungnya, komponen jadi gampang rusak lantaran jarang diservis. Inilah beberapa hal yang harus diperhatikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SX7GFOiKMVI/AAAAAAAAA1g/aIBB7k42nCs/s1600-h/3255186.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 231px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SX7GFOiKMVI/AAAAAAAAA1g/aIBB7k42nCs/s320/3255186.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295888004937298258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;strong&gt;SALAH SETING GIR&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;Kenapa pabrik pasang gir reduksi motor baru sama semuanya? Pertimbangannya, settingan gir segitu sesuai dengan power mesin dan trek pada umumnya. Maksudnya kalau jalan yang dilalui menanjak tinggal dibuat enteng. Sebaliknya dibikin berat umpama jalurnya banyak datar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;Makanya ingat. Saat melakukan seting sproket, teori macam itu jangan sampai terbalik. Kalau terbalik, bukan cuma motor yang tidak bertenaga. Bensin yang dikonsumsi juga makin boros.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;strong&gt;RANTAI KENDUR&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;Rantai roda kendur tenaga mesin hilang. Gas ditarik namun lama berreakasi. Roda berputar lebih lama lantaran menunggu rantai mengencang. Makin boros jika mata gir dan rantai aus. Juga karet peredam gir sudah pada terkoyak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;strong&gt;LAHER RODA SERET&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;Bola laher seret akibat karat atau permukaan sudah koyak. Akibat pemasangan laher salah pun bisa bikin bensin boros. Contoh kalau dudukan laher di tromol longgar akibat terkikis. Alhasil lingkar dalam laher akan terjepit dengan bos teromol dan menyebabkan putaran tersendat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;strong&gt;SIL KARET KALIPER KERAS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;Sil piston kaliper atau sil di batang fleksibel pemegang kaliper sudah keras. Juga penyebab putaran roda seret. Pasalnya kampas rem nggak mau balik setelah master rem ditekan, alhasil tenaga dari mesin untuk memutar roda kurang lancar. Ini juga sebab bensin boros. Supaya gerak maju-mundur piston di rumah kaliper lancar. Segera ganti karet sil keras di kedua bagian  itu. Jangan lupa untuk melumasinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;strong&gt;KAMPAS KOPLING TIPIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;Segera ganti kampas kopling jika sudah tipis. Jika kerja pemindah daya tidak maksimal, tenaga dari mesin untuk menyalurkan ke komponen reduksi jadi terbuang percuma. Tidak heran kalau kampas kopling tipis disebut biang boros bensin. Karena tenaga dari mesin tidak efektif memutar reduksi. Yang ada, bensin banyak dikeluarkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;strong&gt;SASIS MIRING&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;Walaupun gejalanya dianggap sepele, sasis miring juga punya andil dalam urusan boros bensin. Apalagi jika miringnya kelewatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;Ada beberapa hal yang bikin seret gir roda belakang. Misal pertemuan gir belakang tidak rata dengan depan akibat sasis miring. Akibatnya rantai susah disetel dan terjadi gesekan paksa antara mata gir dengan rantai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;strong&gt;KABEL &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;MASSA&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt; KENDUR&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;Jangan lihat kabel massa di motor sebagai peranti sepele. Terlebih tunggangan yang mengusung pengapian arus DC. Jika aliran arus di kabel massa tidak maksimal, timbul gejala mbrebet saat mesin bekerja. Sebab komponen pengapian tidak didukung arus setrum yang sempurna. Tak ayal gejala mbrebet pun berisiko gas bakar terbuang percuma.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div align="\"&gt; &lt;/div&gt; &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;strong&gt;SLANG GETAS BIKIN BOCOR&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;Bensin boros nggak cuma disebabkan pembakaran tak sempurna. Tapi slang bensin getas akibat kelewat waktu pakai, juga faktor utama cairan gas bakar ini hilang entah kemana. Soale, slang getas yang diklaim tidak mampu menjepit ke pipa di kran dan karbu, berisiko melepas bensin lewat celah yang sudah longgar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;Jangan lupa untuk mengganti :&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;strong&gt;FILTER UDARA KOTOR&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;Filter udara kotor mengakibatkan suplai bensin ke ruang bakar berlebih. Udara yang mestinya bercampur dengan bensin jadi tidak imbang gara-gara terhimpit debu. Di ujung cerita, pasokan bensin tambah boros.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;strong&gt;HINDARI PAKING KNALPOT BOCOR&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;Paking bocor juga bisa bikin boros. Sebab silinder masih butuh tendangan balik (turbulensi) gas bakar yang dilepas lewat pipa knalpot. Jika paking bocor, tendangan balik berkurang. Gas bakar baru banyak yang terbawa keluar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;strong&gt;GAS SERET&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Idealnya, gas bakar akan terisap bila piston skep diperintah untuk membuka. Makanya bila kabel seret, skep terangkat melulu dan bensin mengalir terus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;Agar tidak mubazir, segara servis kelancaran kabel gas skep karbu. Cukup dicuci dengan menggunakan cairan pembersih dan dilumasi oli, dijamin gas bakar tidak terbuang percuma.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;&lt;span&gt;Sumber: motorplus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1941526530241684862-4474721744263518610?l=otoinfo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otoinfo.blogspot.com/feeds/4474721744263518610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/01/penyebab-motor-boros-bensin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/4474721744263518610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/4474721744263518610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2009/01/penyebab-motor-boros-bensin.html' title='Penyebab Motor Boros Bensin'/><author><name>GRIN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16956530710210179429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/SX7GFOiKMVI/AAAAAAAAA1g/aIBB7k42nCs/s72-c/3255186.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1941526530241684862.post-4507044373075432011</id><published>2008-01-28T23:00:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T00:08:46.567-08:00</updated><title type='text'>Membersihkan Noda Jok Mobil</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anak adalah buah hati orang tuanya, dan mereka kerap kali dibawa kemanapun sang ibu pergi (terutama bila berkendaraan). Bepergian tersebut juga memerlukan persiapan khusus, diantaranya adalah membawa bekal untuk makan/minum anak, atau pakaian ganti. Untuk balita, satu benda yang tidak pernah tertinggal adalah botol susu/minuman. Nah, minum susu dalam perjalanan ini yang kerap menjadi bencana kecil, karena kondisi jalan atau hal lain, susu sering kali tumpah di atas jok mobil Anda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57Pxfs1rzI/AAAAAAAAAK0/b-dZNl1he34/s1600-h/Membersihkan+Noda+1.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57Pxfs1rzI/AAAAAAAAAK0/b-dZNl1he34/s320/Membersihkan+Noda+1.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160790672243273522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kejadian ini sering kali tidak diambil pusing, namun jangan salah. Mendiamkan noda susu atau minuman (kecuali air putih) hingga merembes ke dalam jok hanya akan membuat bau asam atau tidak sedap tercium. Ini dapat menimbulkan jamur dan menarik perhatian hewan-hewan menjijikkan seperti kecoa masuk ke dalam mobil. Belum lagi, noda tersebut akan membuat kusam. Untuk mengatasinya, ada kiat-kiat tertentu yang bisa dilakukan, tentunya dengan meluangkan sedikit waktu Anda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57Pxvs1r0I/AAAAAAAAAK8/OTqzQIoq7wU/s1600-h/Membersihkan+Noda+2.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57Pxvs1r0I/AAAAAAAAAK8/OTqzQIoq7wU/s320/Membersihkan+Noda+2.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160790676538240834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada beberapa alat yang dapat digunakan dan dapat diperoleh dari sekitar rumah, yaitu sikat besar, sikat gigi, kain serbet, kain putih, sprayer, air berisi sabun deterjen, dan terakhir vacuum-cleaner. Kemudian perhatikan tipe jok mobil Anda, ada dua bahan : kulit dan kain, yang masing-masing memerlukan penanganan berbeda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57Pxvs1r1I/AAAAAAAAALE/8M1E4AAtwmk/s1600-h/Membersihkan+Noda+3.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57Pxvs1r1I/AAAAAAAAALE/8M1E4AAtwmk/s320/Membersihkan+Noda+3.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160790676538240850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk jok kain, yang perlu dicermati adalah sifatnya yang cepat menyerap air/merembes, sehingga perlu penanganan yang cepat. Sementara untuk yang jenis kulit akan lebih mudah, mengingat sifatnya yang lambat menyerap air. Selain itu, sebagai pencegahan kejadian serupa terulang di kemudian hari, ada baiknya bila jok dilapisi oleh cover setiap kali mengajak buah hati.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57Px_s1r2I/AAAAAAAAALM/UXdqNW3wXIs/s1600-h/Membersihkan+Noda+4.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57Px_s1r2I/AAAAAAAAALM/UXdqNW3wXIs/s320/Membersihkan+Noda+4.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160790680833208162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tips membersikan jok mobil dari noda susu :&lt;br /&gt;1.Bersihkan jok denga mesin penyedot debu.&lt;br /&gt;2.Seprotkan dterjen ke jok mobil.&lt;br /&gt;3.Sikat jok mobil sampai noda hilang.&lt;br /&gt;4.Keringkan dengan menggunakan penyedot debu.&lt;br /&gt;5.Semprotkan pengharum mobil.&lt;br /&gt;6.Gunakan penutup jok untuk menghindari jok mobil dari noda.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1941526530241684862-4507044373075432011?l=otoinfo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otoinfo.blogspot.com/feeds/4507044373075432011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2008/01/membersihkan-noda-jok-mobil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/4507044373075432011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/4507044373075432011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2008/01/membersihkan-noda-jok-mobil.html' title='Membersihkan Noda Jok Mobil'/><author><name>GRIN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16956530710210179429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57Pxfs1rzI/AAAAAAAAAK0/b-dZNl1he34/s72-c/Membersihkan+Noda+1.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1941526530241684862.post-4936202035795684735</id><published>2008-01-28T22:56:00.000-08:00</published><updated>2008-01-28T22:59:32.635-08:00</updated><title type='text'>Berkendara Aman dari Tangan Jahil</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57OhPs1rxI/AAAAAAAAAKk/HKOCjVOPYSo/s1600-h/Berkendara+Aman+1.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57OhPs1rxI/AAAAAAAAAKk/HKOCjVOPYSo/s320/Berkendara+Aman+1.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160789293558771474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Situasi kota-kota besar yang semakin tidak aman membuat para pengemudi harus ekstra hati- hati saat berkendara. Sebab, tidak jarang terjadi aksi penodongan atau perampasan yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggung jawab terhadap para pengendara yang lengah, dan hebatnya kerap dilakukan di tempat- tempat ramai. Oleh karena itu, ada baiknya Anda yang sering berkendara saat menuju ke suatu tempat memperhatikan tips- tips berikut, yang sebenarnya sangat sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum meninggalkan mobil di tempat parkir, pastikan pintu mobil terkunci semua dan jendela rapat. Kesalahan ini yang sering dilakukan seseorang saat parkir di sebuah tempat, akibatnya ketika kembali mobilnya telah raib dan ia hanya bisa menyesali nasib. Jangan lupa, meski telah dikunci, periksa lagi kendaraan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal kedua adalah jangan pernah membuka kaca mobil kecuali laju kendaraan Anda cukup kencang. Memang, suasana yang panas ditambah AC mobil yang kerap mati (atau bahkan tidak dilengkapi oleh perangkat pendingin udara) membuat seseorang kerap membuka kaca untuk mendapat udara segar. Sebisa mungkin hindari hal ini, sebab kaca mobil yang terbuka kerap mendorong orang yang berniat jahat untuk melakukan penodongan. Seandainya tertutup, belum tentu ia berani melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan meninggalkan barang berharga dalam mobil sat keluar, ataupun menaruh barang tersebut di tempat- tempat yang bisa terlihat dari luar mobil. Hal ini harus diperhatikan terutama untuk kalangan ibu-ibu, yang kerap menaruh HP atau tas berisi uang di atas jok ataupun dashboard. Hal ini termasuk penggunaan HP saat berkendara, terutama saat mobil berhenti di lampu merah. Selain dapat membahayakan pengendara lainnya (terutama saat melaju), HP adalah barang yang paling menarik bagi penodong untuk melancarkan aksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir, jangan lupa untuk membawa alat-alat pengaman yang bisa digunakan dalam keadaan darurat. Benda-benda seperti kunci roda, tang, kunci inggris, tongkat baseball dapat berguna untuk membela diri Anda seandainya suatu saat Anda terpaksa harus mempertahankan diri dari penodong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat berhenti di perempatan yang sering kali rawan, usahakan untuk menjaga jarak dengan kendaraan depan. Dengan demikian, saat dikepung oleh penjahat, Anda tinggal tancap gas dan meninggalkan tempat tersebut. Dan bila dikuntit orang, jangan pernah berhenti di tempat sepi karena hal itu hanya akan membahayakan keselamatan Anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57Ohfs1ryI/AAAAAAAAAKs/QtSUwIyUz-4/s1600-h/Berkendara+Aman+2.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57Ohfs1ryI/AAAAAAAAAKs/QtSUwIyUz-4/s320/Berkendara+Aman+2.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160789297853738786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1941526530241684862-4936202035795684735?l=otoinfo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otoinfo.blogspot.com/feeds/4936202035795684735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2008/01/berkendara-aman-dari-tangan-jahil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/4936202035795684735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/4936202035795684735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2008/01/berkendara-aman-dari-tangan-jahil.html' title='Berkendara Aman dari Tangan Jahil'/><author><name>GRIN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16956530710210179429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57OhPs1rxI/AAAAAAAAAKk/HKOCjVOPYSo/s72-c/Berkendara+Aman+1.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1941526530241684862.post-6236071954447294720</id><published>2008-01-28T22:46:00.000-08:00</published><updated>2008-01-28T22:53:58.477-08:00</updated><title type='text'>Kendaraan Konstan, Hemat BBM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57M6vs1rtI/AAAAAAAAAKE/A2H7UTANFZk/s1600-h/Kendaraan+Konstan+1.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57M6vs1rtI/AAAAAAAAAKE/A2H7UTANFZk/s320/Kendaraan+Konstan+1.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160787532622180050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anda mungkin sering melihat pengemudi yang kerap memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi, tentunya dengan alasan agar cepat sampai ke tempat tujuan? Namun tahukah Anda bahwa kendaraan yang dipacu dalam kecepatan diatas rata- rata dapat menguras bahan bakar mobil lebih cepat dari seharusnya, belum lagi resiko kecelakaan yang harus ditanggung? Untuk mengatasi resiko boros bensin, ada beberapa tips yang mungkin bermanfaat bagi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57M6_s1ruI/AAAAAAAAAKM/9qqT_hPnT3M/s1600-h/Kendaraan+Konstan+2.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57M6_s1ruI/AAAAAAAAAKM/9qqT_hPnT3M/s320/Kendaraan+Konstan+2.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160787536917147362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertama (ini yang cukup sulit, terutama bagi Anda yang memiliki jiwa pembalap) adalah menjaga supaya laju kendaraan tetap konstan. Setiap kali hendak pindah gigi, usahakan supaya kisaran RPM mobil berada pada angka 3000-4000 (untuk kendaraan bensin) dan 2500-3500 (untuk yang berbahan bakar solar). Dengan begitu, bensin/solar yang digunakan sebagai sumber daya tenaga utama untuk menjalankan kendaraan juga ’dibakar’ dengan jumlah konstan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57M7Ps1rvI/AAAAAAAAAKU/7MKNpVwTdsY/s1600-h/Kendaraan+Konstan+3.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57M7Ps1rvI/AAAAAAAAAKU/7MKNpVwTdsY/s320/Kendaraan+Konstan+3.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160787541212114674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk jalanan menanjak, kecepatan dan hal diatas yang terutama harus diperhatikan. Sementara untuk jalan menurun, pengereman/penggunaan rem juga harus konstan dalam menjaga laju kendaraan. Rem yang diinjak harus seimbang, dan jaga supaya RPM tidak&lt;br /&gt;melebihi batas yang ditentukan (salah satu caranya adalah dengan memindahkan persneling). Selain itu, mainkan gigi mobil Anda supaya kecepatan dan laju RPM konstan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57M7Ps1rwI/AAAAAAAAAKc/PmU5LRzeG2o/s1600-h/Kendaraan+Konstan+4.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57M7Ps1rwI/AAAAAAAAAKc/PmU5LRzeG2o/s320/Kendaraan+Konstan+4.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160787541212114690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Langkah terakhir adalah dalam membuka kaca mobil. Sering kali dalam perjalanan jauh atau dekat (terutama bila mobil tidak dilengkapi oleh peralatan pendingin), kita membuka&lt;br /&gt;jendela mobil supaya udara sejuk mengalir masuk. Namun jangan salah, seandainya harus dibuka, usahakan supaya jangan hanya satu melainkan kedua sisi (kiri dan kanan) jendela yang dibuka. Sebab seandainya Anda hanya membuka satu sisi saja, maka sirkulasi udara hanya akan berjalan satu arah (masuk) dan dengan sendirinya akan menghambat kecepatan laju kendaraan. Otomatis, bahan bakar akan lebih banyak dikuras.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1941526530241684862-6236071954447294720?l=otoinfo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otoinfo.blogspot.com/feeds/6236071954447294720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2008/01/kendaraan-konstan-hemat-bbm.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/6236071954447294720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/6236071954447294720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2008/01/kendaraan-konstan-hemat-bbm.html' title='Kendaraan Konstan, Hemat BBM'/><author><name>GRIN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16956530710210179429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/R57M6vs1rtI/AAAAAAAAAKE/A2H7UTANFZk/s72-c/Kendaraan+Konstan+1.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1941526530241684862.post-2142449435010823305</id><published>2007-11-30T18:07:00.000-08:00</published><updated>2007-11-30T18:10:07.174-08:00</updated><title type='text'>Perawatan Pintu Mobil</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pintu mobil merupakan bagian kendaraan sangat penting untuk dirawat, sehingga menjamin keamanan &amp;amp; kenyamanan pada saat berkendaraan. Pintu mobil sering luput dari perhatian pemiliknya, padahal jika terjadi kerusakan bisa berakibat fatal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akibatnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, bila rel kaca sudah getas sehingga air bisa masuk ke celah pintu dan membuat mekanisme penggerak kaca jendela berkarat. Sehingga saat naik turunnya kaca akan terasa berat dan harus dibantu dengan tangan. Belum lagi terdengar suara berderit, serta pemutar kaca bisa macet seketika. Demikian juga dengan gagang pintu, jika pelumas untuk mekanisme pembuka pintu mengering, pintu akan sulit dibuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hal Yang Dilakukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tips perawatan berikut ini, sebaiknya dilakukan minimal 6 bulan sekali :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Sediakan peralatan yang dibutuhkan seperti obeng plus dan min, kuas, solar, gemuk dan pelumas semprotan.  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buka panel penutup (trim pintu) dengan posisi kaca turun ke bawah. Buka baut pegangan pintu dan gagangnya dengan obeng plus. Lalu lepas tuas pemutar kaca dengan mencungkil pin. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buka panel pintu dengan mencungkilnya pakai obeng min. Untuk mobil dengan 'power window' copot sakelarnya. Perhatikan lis kaca (weather strip) bersihkan kotoran yang menempel pakai kuas dan solar. Tunggu sampai kering. Atau bersihkan dengan air sabun dan setelah kering bersihkan dengan lap.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersihkan gigi regulator dan oleskan dengan gemuk. Juga gigi penggerak motor untuk yang menggunakan power window. Lumasi juga lengan pemutar dan pernya. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Periksa tangkai pengimbang regulator, juga rel atas dan bawah penggerak tangkai regulator. Bersihkan dengan solar lalu olesi dengan gemuk.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setel kaca yang miring dengan cara menaikkan kaca setengah dan kendurkan dua baut pengimbang bagian bawah. Setelah itu dorong kaca ke belakang dan kencangkan kembali baut pengimbangnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perhatikan bukaan pintu luar, cek apakah terasa ada pergeseran jika difungsikan. Jika ya, lumasi dengan pelumas semprotan. Saat melakukan penyemprotan, sekalian cek dengan memainkan bukaan pintu luar dan dalam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Periksa tangkai besi pengunci pintu. Terutama bagian bawah yang menggerakkan kunci. Bersihkan bila berkarat atau kotor dan semprotkan pelumas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika sudah selesai pasang kembali panel pintu, untuk yang power window jangan lupa pasang sakelar kembali. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1941526530241684862-2142449435010823305?l=otoinfo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otoinfo.blogspot.com/feeds/2142449435010823305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2007/11/perawatan-pintu-mobil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/2142449435010823305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/2142449435010823305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2007/11/perawatan-pintu-mobil.html' title='Perawatan Pintu Mobil'/><author><name>GRIN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16956530710210179429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1941526530241684862.post-2600188829472382162</id><published>2007-11-15T17:30:00.000-08:00</published><updated>2007-11-15T18:18:19.176-08:00</updated><title type='text'>Info Si Karet Bundar</title><content type='html'>&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/RzzzSn9cJ-I/AAAAAAAAACA/Bf-Ysl69T6w/s320/Ban1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133245176585398242" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika Anda pemilik kendaraan, entah itu kendaraan roda dua, tiga, empat ataupun lebih dari empat, info Roda pada Senin (24/03) tentu bemanfaat. Sebab info seputar Si Karet Bundar yang lazim dikenal dengan nama Ban, dikupas habis. Ada beberapa tips yang hadir mengenai cara untuk merawat Ban agar tetap nyaman dan juga tahan lama. Tips tersebut adalah :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Ukuran ban dan corak telapak ban harus sesuai. Minimal pada satu as memiliki merek serta ciri khas yang sama.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gunakanlah Ban dengan kontruksi yang sama (misal : dari bahan Polyester atau baja).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;1.Ban Tubles harus dipasang pada pelek yang khusus untuk ban tubles. Begitu pula sebaliknya. Karena jenis ban yang menggunakan ban dalam tetapi menggunakan pelek tubeles, akan mengakibatkan berkurangnya tekanan angin. Sementara apabila Anda memilih untuk menggunakan ban jenis tubles, jangan memaksa untuk menggunakan ban dalam. Sebab pada kecepatan tinggi panas udara dalam ban akan cepat naik dan efeknya Si karet bundar setiap saat mudah meledak. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemasangan ban dalam harus disesuaikan dengan jenisnya dengan ban luar. Dan apabila memungkinkan gunakan ban dalam yang semerek dengan ban luar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perhatikan pula kondisi Ban yang Anda gunakan pada kendaraan Anda.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/Rzz9FX9cKAI/AAAAAAAAACQ/UWSVgyPla2g/s320/Ban3.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133255944068409346" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya untuk dapat mengenali kondisi si Karet bundar begitu mudah. Kenali Si Karet Bundar dengan melihat petunjuk TWI (Thread Wear Indocator). Jadikan angka ukuran pada TWI sebagai patokan. Sesudahnya, coba Anda ukur dengan penggaris ketebalan alur ban dari dasar alur. Jika kurang dari 2 mm sebaiknya Anda segera ganti ban Anda dengan yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/Rzz90X9cKCI/AAAAAAAAACg/LBOa-kohA9w/s320/Ban4.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133256751522261026" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips diatas, tentunya bermanfaat bagi Anda. Namun tentu ada diantara Anda yang kurang begitu memahami karakteristik ban yang di jual di pasaran. Amat mudah untuk mengenali jenis ban yang Anda gunakan. Coba Anda perhatikan sisi ban. Pada setiap jenis ban akan tertulis sejumlah angkat atau huruf yang sebenarnya telah menjelaskan secara mendetil karakteristik ban. Misalnya, pada sebuah ban tertulis 195/65R15 92H. Apa yang tertera di samping ban dapat dikategorikan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Angka 195 merupakan petunjuk lebar penampang ban. Semakin besar ukuran penampang ban, semakin besar pula telapak ban.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Angka 65 R merupakan petunjuk mengenai ketinggian ban diukur mulai dari pelek hingga penampang ban yang menempel pada jalan. Semakin besar angkanya maka semakin tebal pula dinding ban jika dilihat dari samping luar (jika diukur dari pelek).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Angka 92 H menunjukkan kecepatan minimum dan juga maksimum ban. Semakin besar tingkatakn angka yang ditunjukan maka semakin besar pula kekuatan ban terhadap kecepatan tertentu.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Untuk angka terakhir yang disebutkan ada sedikit penjelasannya. Dalam dunia Si Karet Bundar, pihak produsen biasa mencantumkan kode standarisasi kecepatan ban. Ada beberapa klasifikasi kecepatan yang dicantumkan pada setiap jenis ban, klasifikasi tersebut adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;TR Ban jenis ini mampu digunakan untuk kecepatan kendaraan sekitar 100 Km/jam.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;HR Ban jenis ini mampu digunakan untuk kendaraan yang melaju dengan kecepatan 210 Km/jam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;VR Ban jenis ini dapat digunakan pada kendaraan yang mampu melaju pada kecepatan 260 Km/jam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ZR kode tersebut menunjukkan bahwa ban jenis ini mampu digunakan pada kendaraan yang mampu melaju pada keceparan 340 km/jam.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Mana kode ban yang kiranya sesuai dengan jenis kendaraan yang Anda miliki, silakan Anda sesuaikan. Hanya saja, Anda perhatikan pula perawatan ban yang Anda gunakan seperti apa yang dituliskan diatas. Sebab salah-salah ban yang Anda gunakan justru menjadi bumerang dan berakibat kurang baik.Sebagai infomasi tambahan, bagi Anda yang suka bepergian tak ada salahnya jika Si Karet Bundar diberi sedikit cairan penambal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/Rzz2u39cJ_I/AAAAAAAAACI/GKW8n7GJHO0/s320/Ban2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133248960451586034" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cairan tersebut, maka dijamin Si Karet Bundar akan aman-aman saja. Sebab fungsi cairan penambal tersebut yakni merekatkan kembali bagian ban yang tertusuk benda tajam. Bahkan adad sejumlah bengkel mengatakan bahwa untuk jenis paku dengan panjang 10 mm yang menusuk pada ban dapat tertahan. Oh ya, jika Anda merasa takut cairan tersebut akan merusak bagian dalam ban, Anda tak perlu khawatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru cairan tersebut melindungi bagian dalam ban sekaligus melindugi pelek Anda dari goresan. Cara membersihkannya pun terbilang mudah, Anda tinggal semprotkan air pada bagian dalam ban, ataupun mengelap bagian dalam pelek dengan lap kering. Mudah bukan ? Nah informasi yang dikupas habis mengenai dunia seputar Si Karet Bundar diatas kami harap dapat bermanfaat bagi Anda. Karena maklum, dalam kondisi yang kurang menentu seperti sekarang tips dan trik berguna jenis apapun pastinya ingin Anda dapatkan. Terutama bagaimana caranya untuk dapat mempetahankan keawetan ban.  Bukan begitu bukan ?...  &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1941526530241684862-2600188829472382162?l=otoinfo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otoinfo.blogspot.com/feeds/2600188829472382162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2007/11/info-si-karet-bundar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/2600188829472382162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1941526530241684862/posts/default/2600188829472382162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otoinfo.blogspot.com/2007/11/info-si-karet-bundar.html' title='Info Si Karet Bundar'/><author><name>GRIN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16956530710210179429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-EHaTCZT_Tw/RzzzSn9cJ-I/AAAAAAAAACA/Bf-Ysl69T6w/s72-c/Ban1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
